Cerita dibalik Membangun Awak Coffee Shop dari zero to hero

Halo Sobat kopi...

Hari ini kita mau segera membangun coffee bar untuk Awak Coffee, yang mana Coffee Bar ini nantinya akan kita gunakan sebagai tempat untuk menyeduh kopi.

Oya, untuk sobat kopi yang belum tau, coffee bar yg akan dibangun di Awak Coffee hampir 70% semua di buat oleh pemiliknya, yaitu kami sendiri, dan hanya 30% yg membutuhkan tenaga ahli lain. Walaupun kami bukanlah arsitek, atau tukang professional, kami semangat untuk membangunnya dengan tangan kami sendiri.



Kenapa harus kami kerjakan sendiri? Karena kami ingin membuktikan bahwa membuat kedai kopi itu mudah dan gampang, dan karena kami masih baru dalam dunia kopi, kami harus cepat belajar dan cepat bergerak untuk menyiapkannya.

Selain jauh lebih puas dan nanti kemudian hari saat expansi dan membuka cabang, kami sudah tau apa saja yang harus kami bangun. Makanya kami bela-belain untuk tidak manggil tukang lain, biar lebih josss...

Jadi jika ada sobat kopi yg nantinya ingin membuka kedai kopi, boleh tanya-tanya kita, okeh :)

Part 1: Planning Your Work Flow

Membuat coffee bar untuk kedai kopi artinya kami harus Planning bagaimana siklus dan cara kerja seorang barista. Penempatan-penempatan peralatan harus di visualisasi, agar dikemudian hari istilahnya buat orang yang bekerja ga tabrakan dan mudah utk mendapatkan peralatan dan mempercepat workspeed nya.

Untuk planning work flow kami sketsa workflow kira kira seperti ini:


Part 2: Build Barista Counter

Barista counter itu adalah meja barista, membuat meja kerja barista harus memikirkan beberapa aspek, dari water plumbing, electicity, hot water waste, cold water waste, sink, glass storage, drinking water / water softener sampai hal-hal yang berhubungan dengan lantai pun harus diperhatikan.

- Barista Work Table:
Untuk lantai meja, harus bisa menyesuaikan apa saja yang akan di letakkan diatas meja kerja barista. Untuk work table sendiri kami memilih granit khusus meja karena mudah membersihkannya dan sanggup menahan peralatan berat yang akan diletakkan diatasnya, seperti: mesin kopi, 4 grinder besar, pour over stand, pour over display, coffee jar, dll.

- Plumbing / Perpipaan:
Untuk perpipaan jangan disepelekan, barista bekerja hampir 90 persen dengan bahan yang namanya Air. Jika Air Air ini terhenti salah satu saja, maka akan menimbulkan masalah besar.

Dalam perpipaan, kami membuat pipa air minum untuk water softener (nanti bisa cari di google penjelasannya), lalu pipa air biasa untuk wastafel cuci, pembuangan air dingin, pembuangan air panas. Pipa Gas untuk gas apabila nanti membutuhkan gas juga langsung ditanam dilantai semua.


- Storage Penyimpanan
Bahan makanan, kopi, dan peralatan di coffeeshop itu rentan sekali terhadap kerusakan dan kontaminasi. Baiknya penyimpanan jangan pernah disepelekan agar semua peralatan dan bahan baku tetap fresh.

- Tools & Machine
Untuk bekerja dengan mudah, coffee tools harus benar-benar bisa diandalkan, terutama jika saat jam jam padat pengunjung.

Memilih mesin espresso, grinders, dan alat manual brewing harus dipilih dengan cermat agar efisiensi cost nya bisa bagus. Mahal bukan berarti bagus, murah juga bukan berarti tidak bisa diandalkan.

-  Lighting & Decoration
Bekerja dengan environment sekitar yg baik akan menciptakan keharmonisan serta keasrian dalam bekerja. Terlihat mudah namun sebenarnya ga gampang juga untuk membuat suasana menjadi menyenangkan.

Kami harus bolak balik ke toko listrik dan bangunan dan melihat-lihat contoh bagaimana lighting di counter menciptakan suasana yg sejuk.

Part 3: Main Building
Membangun konsep kesuluruhan untuk pelanggan, di coffeeshop hampir 60 persen adalah ruangan untuk pelanggan. Menciptakan suasana asri dilingkungan tempat pelanggan menikmati coffee harus mendukung agar coffee yang diminumnya.

- Tables & Chairs


No comments :

Post a Comment